Menu Close

Apa saja hambatan dalam belajar?

Ini adalah hambatan untuk belajar yang pada akhirnya menjadi hambatan menuju Sukses.

Robin Sharma dalam salah satu ceramahnya dengan sangat jelas menjelaskan poin-poin ini yang membawa kesadaran baru dalam diri saya dan mudah-mudahan mereka membuktikan wawasan Anda juga!

  • Hukum Diskon

Kita manusia memiliki kecenderungan akut untuk mengabaikan nilai sebuah ide jika tidak sesuai dengan cara berpikir dan keberadaan kita saat ini. Kami secara terang-terangan mengabaikan ide-ide yang mengganggu sistem kepercayaan kami saat ini dengan mengurangi pemahaman kami tentang mereka atau dengan membuat asumsi seperti “itu tidak akan pernah berhasil” atau “Saya pernah mendengarnya sebelumnya”.

Alasan utamanya adalah, ide-ide yang mengganggu membutuhkan kita untuk berubah dan kita sebagai manusia akan melakukan apapun untuk menghindari perubahan dan mempertahankan status quo. Gagasan untuk meninggalkan zona aman dari yang diketahui dan melangkah ke dalam yang tidak diketahui membuat orang takut dan karenanya mereka menggunakan diskon. Bagian yang sulit dari ini adalah bahwa ini sering terjadi secara tidak sadar sebagai mekanisme pertahanan yang melindungi kita dari hal yang tidak diketahui.

  • Kurangnya Kehadiran

Fokus Mental dan Energi Fisik adalah aset terbesar kami. Lingkungan modern kita saat ini dipenuhi dengan segala macam gangguan. Kita dibanjiri dengan email, pesan dan pemberitahuan sejak kita bangun dan karena itu kita tidak memiliki energi atau fokus tersisa untuk mempelajari ide-ide baru dan ini menjadi penghalang utama untuk belajar.

  • Kurangnya keterbukaan intelektual

Salah satu hambatan terbesar untuk belajar adalah tertutup secara intelektual. Berapa kali Anda mendengar orang mengatakan bahwa alasan mereka tidak membaca buku untuk kedua kalinya adalah karena mereka “sudah membacanya”? Atau alasan mereka tidak menghadiri seminar tahun ini karena mereka menghadiri seminar tahun lalu sehingga mereka “tahu semuanya”.

Telah dibuktikan secara ilmiah bahwa kita hanya menyimpan kira-kira 10% dari apa pun yang kita baca atau dengarkan. Lalu bagaimana kita bisa mengetahui SEMUAnya? Ini adalah ego kita yang berbicara. Itu adalah kebutuhan untuk mengadopsi sikap rendah hati dan selalu terbuka untuk belajar.

Dan juga saya tidak meminta Anda untuk membaca ulang semuanya, tetapi ada buku-buku tertentu yang tak lekang oleh waktu yang diisi dengan terlalu banyak ide-ide luar biasa yang tidak dapat dipahami oleh pikiran kecil kita dalam satu bacaan. Terus kembali dan baca kembali buku-buku semacam itu. Percayalah, Anda akan menemukan bongkahan emas kecil setiap kali Anda membaca.

Bob Proctor telah membaca “Think and Grow Rich” setiap hari dari 60 tahun terakhir dan dia mengklaim menemukan sesuatu yang baru setiap hari!

  • Takut akan Kegagalan

Meninggalkan yang besar untuk yang terakhir. Ketakutan ini telah menjangkiti setiap manusia yang pernah hidup di bumi ini. Yang terhebat dari yang terhebat memilikinya. Anda memilikinya. Aku memilikinya. Kita semua memilikinya. Itu tidak berarti kita membiarkannya menghentikan kita. Kegagalan hanya kegagalan jika Anda menganggapnya sebagai kegagalan.

Kegagalan adalah tangga menuju sukses. Itu adalah bagian dari menjadi kelas dunia. Benar-benar kegagalan hanya jika Anda berhenti dan menyerah.

Ubah perspektif Anda dan lihat kegagalan sebagai data yang akan membantu Anda meningkatkan diri dan menjadi lebih baik. Lihat itu sebagai pelajaran!


Langkah pertama untuk belajar dan menjadi sukses adalah menyadari hambatan yang menghalangi kita untuk benar-benar menjadi hebat.

Luangkan waktu untuk merenungkan apakah Anda secara sadar atau tidak sadar terlibat dalam hambatan yang disebutkan di atas dan mulailah perlahan-lahan berusaha mengubahnya tanpa menjadi keras pada diri Anda sendiri.

Jangan menilai diri sendiri untuk itu. Bersikaplah penuh kasih terhadap semua orang, terutama diri Anda sendiri!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: